Islam vs Liberal di kasus Ariel

Senin, 30 Januari 2011 menjadi saat penting untuk melihat bagaimana wajah negara ini melihat masalah Pornografi. Sekiar 7 ribuan warga masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam mengepung Pengadilan Negeri Bandung untuk mendesak hukuman yang berat untuk pelaku perzinaan. Sementara disisi lain, ada ‘sahabat –dlm kejahatan–peterpan’ dan ormas Pemuda ‘penghina’ Pancasila yang berterak keras FREE FOR A REAL, dengan topeng perzinaan ini masalah privacy dan video tersebut hanya mirip kedua artis.

API jelas tuntutannya, yakni menghukum pelaku zina karena telah menyebabkan imbas luas terhadap perzinaan-perzinaan terlindungi. Ada sedikit kericuhan antara massa GARIS dan PP. lalu lihatlah bagaimana media menyiarkan. Begini siarannya, ‘ada aksi anarkis menuntut Hakim memutuskan hukuman minimal sama dengan tuntutan JPU’. Disisi lain para ‘pakar hukum Belanda’ geleng-geleng kepala’ mempermasalahkan mengapa bisa pelaku persetubuhan yang khilaf karena kehilangan videonya bisa dihukum, harusnya kan bebas. nah kebliger kan. Kayaknya Jurusan-Jurusan Hukum di perguruan=Perguruan Tinggi ini mesti dibubarkan semuanya. melahirkan pakar-pakar yang miskin kreativitas dan wawasan.

Yang terjadi sebenarnya adalah pertentangan akidah, pertentangan kepentingan dan tarik menarik antara dakwah ila lloh dengan da’wah kufur. Ini gambaran, betapa masih beratnya perjuangan membebaskan umat ini dari kejahiliyahan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s