road to Cineam

image

Selasa, hari itu kebetulan bertepatan dngan hari libur Waisak, saya serombongan pergi berkunjung ke Cineam sebuah kecamatan kecil di kabupaten Tasikmalaya. Dari Bandung perjalanan di tempuh 4 jam dengan kecepatan rata-rata. Sekitar jam 11 kami sampai di sebuah daerah subur penghasil salak. Masuk ke wilayah tersebut ditandai dengan jembatan yang cukup ekstrim, Jembatan Cirahong.

Jembatan ini sebetulnya adalah jembatan kereta api yang dibawahnya digunakan sebagai akses penyebrangan selebar 3,5 meter ( cukup untuk satu mobil) sehingga mobil yang hendak lewat harus bergiliran. Di bawahnya mengalir sungai yang ada jauh di lembah. Bagi penikmat bungee jumping kayaknya tempat ini cukup ekstrim untuk dijadikan stage.
Di Cineam, kita bisa memilih untuk menikmati duren dari pohon, makan salak atau bisa juga mengisi waktu dengan memancing. Suasananya asyik, apalagi kalau kita berbekal tenda. wuiiih. . backpacker style maaaan

Apa hal menarik dari perjalanan ke tempatpelosok kayak gini? Para backpacker biasanya mencari suasana dan pengalaman yang berbeda dari setiap daerah yang dikunjunginya. Sebenarnya, pengalaman baru mengunjungi tempat baru sudah cukup menadi alasan buat orang yang doyan travelling, selalu saja ada suguhan baru melihat eksotisnya wilayah baru yang belum pernah ada dalam kamus kunjungannya. Mengunjungi daerah-daerah pedesaan bisa memberi ksegaran untuk kepenatan yang telah menguasai di hari-hari sibuk kita.

Dari Bandung, jarak Jembatan Cirahong kurang lebih 160 km, sebetulnya daerah kecamatan ini lebih dekat ke Ciamis daripada ke Tasik yang merupakan daerah induk administratifnya. Naik bis akan lebih menyenangkan karena pengalaman perjalanannya akan lebih kaya. Darimanapun anda berangkat, naiklah bis jurusan Tasik. Tasik kota yang cukup besar di Jawa Barat, jadi akan mudah mendapatkan angkutan kesana. Nah setelah nyampe kesana, cari bis 3/4 yang jurusan Cineam. Selamat menempuh perjalanan khas Indonesia, ngetem lama dan ke pelosok. Bertemu dengan terminal super kecil di Cineam, maka perjalanan bisa dijangkau dengan angkot atau dengan ojek. Di Cirahong kita akan menemukan kenangan dan sejarah itu.. gimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s